Definisi mad secara bahasa adalah tambah. Menurut ulama ahli tajwid adalah memanjangkan suara huruf yang wajib dipanjangkan. Huruf mad itu ada tiga yaitu wawu ( و ), ya' ( ي ), dan alif ( ا ) Adapun syarat huruf mad adalah apabila wawu jatuh setelah dhommah, ya' jatuh setelah kasroh, dan alif jatuh setelah fathah.
Pengertian Mad Wajib Muttashil
Mad wajib muttashill adalah salah satu dari 13 bagian dari hukum mad far’i dalam ilmu tajwid. Mad wajib muttasil secara bahasa ialah mad yang berarti panjang, wajib yang berarti harus, sedangkan muttasil yaitu bersambung.
Secara istilah, mad wajib muttasil adalah hukum bacaan yang terjadi apabila ada mad thabi'i (mad asli) bertemu dengan huruf hamzah yang berharakat fathah, dhummah ataupun kasrah dalam satu kata (bersambung). Sedangkan cara membaca mad wajib muttasil adalah dipanjangkan menjadi dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan empat sampai lima harakat (ketukan).
Penertian Mad Jaiz Munfashil
Mad jaiz munfasil adalah salah satu dari 13 bagian dari hukum mad far’i dalam ilmu tajwid. Secara etimologi, mad berarti panjang, jaiz artinya boleh, dan munfashil adalah terpisah atau di luar kata. Secara istilah adalah apabila ada mad thabi’i yang bertempat di akhir kata setelah itu terdapat hamzah yang bertempat di kata yang lain setelahnya dan tidak ada yang memisahkan antara mad dan hamzah tersebut, maka disebut mad jaiz munfasil.
Sedangkan kadar panjang bacaan mad jaiz munfashil itu sama dengan mad jaiz muttashil, dipanjangkan menjadi dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan empat sampai lima harakat (ketukan).
LATIHAN SOAL
1. Tulislah 3 contoh bacaan Mad Thobi’i di dalam surat Al-Fatihah!
2. Tulislah 3 contoh bacaan Mad Wajib Muttashill di dalam Al-Qur’an!
3. Tulislah 3 contoh bacaan Mad Jaiz Munfasil di dalam Al-Qur’an!
No comments:
Post a Comment