Wednesday, February 24, 2021

Dialektika Historis Pemikiran Kalam Falsafah dan Tasawuf

Islam sebagaimana diketahui merupakan agama dengan sistemnya yang utuh, mengandung konsep yang menyeluruh untuk mengarahkan keyakinan, iman, serta perilaku penganutnya untuk memenuhi hakikat dan tujuan hidupnya, yaitu mengabdikan diri kepada Allah Swt., semata. Menurut Istianah dalam bukunya, Islam sendiri pernah mengalami zaman kejayaan yang disebut Golden Age pada masa kerajaan Abbasiyah yang awalnya dicikalbakali oleh perkembangan ilmu pengetahuan pada era Umayyah yang kemudian mampu melahirkan tokoh-tokoh intelektual Islam masyhur di dunia pendidikan saat ini. Perkembangan intelektual masa Abbasiyah terlihat jelas dengan terbentuknya jaringan keilmuan yang kuat terutama yang berhubungan dengan 2 sumber agama, Al Qur’an dan Hadits.

Perkembangan ilmu pengetahuan dimulai ketika masa pemerintahan Bani Umayyah, walaupun perkembangan belum dominan, akan tetapi cikal bakal perkembangan ilmu pengetahuan sudah mulai dirasakan. Perkembangan keilmuan berlanjut pada masa kepemimpinan imperium Abbasiyyah, yang mana ilmu pengetahuan sudah menjadi prioritas. Selain dukungan dari pemerintah, masyarakat juga sangat antusias. Masa ini merupakan masa keemasan pendidikan Islam, dan banyak juga tokoh dan pemikir-pemikir Islam yang muncul pada saat ini, antara lain al-Farabi, Ibnu Sina, al-Kindi yang dikenal dengan tokoh filsafat, kemudian berkembang lagi dengan memunculkan pemikiran teologi dan juga tasawuf.

Filsafat, teologi (ilmu kalam), dan tasawuf dalam perkembangannya menjadi sebuah perbincangan di kalangan pemikir yang nanti pembahasannya mengarah pada hubungan antar ketiganya serta persamaan maupun perbedaan. Ketiga pilar ini merupakan tiga pilar pemikiran Islam yang selalu memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Ketiga pilar ini mempunyai keterkaitan satu sama lain, akan tetapi sering kali mengalami ketegangan karena perbedaan pendapat antara satu sama lain, bahkan lebih sering bentrok dan saling salah menyalahkan.

Oleh karena itu saya sempatkan untuk membuat pembahasan mengenai dialektika ketiga pemikiran Islam tersebut. lebih jelaskanya kalian dapat lihat di link bawahini: 

https://drive.google.com/file/d/1RiMilwriSqtuqlMV2yjkQs66j_d5TLSA/view?usp=sharing

No comments:

Post a Comment

Mad Thabi’i Mad Wajib Muttashil Mad Jaiz Munfashil

Pengertian Mad Thabi’i   Definisi mad secara bahasa adalah tambah. Menurut ulama ahli tajwid adalah memanjangkan suara huruf yang wajib dipa...